Available courses

Pengertian perencanaan bisnis atau business plan adalah pernyataan tertulis yang dapat menggambarkan bisnis, produk atau layanan anda di masa depan.

Rencana bisnis ini biasanya dibuat oleh pebisnis pada proses awal bisnis di mulai. Atau juga dapat dibuat ketika bisnis sudah berjalan yang bertujuan untuk mengubah arah strategi.

Pengertian perencanaan bisnis juga dapat di definisikan sebagai dokumen yang merangkum tujuan operasional dan keuangan bisnis.

Rencana bisnis ini biasanya berisi tentang rencana detail dan anggaran yang menunjukan bagaimana tujuan bisnis dapat di wujudkan.

Biasanya sebagian perusahaan membuat rencana bisnis mencakup tiga sampai lima tahun.

Perencanaan bisnis ini merupakan langkah pertama yang penting bagi bisnis dan juga peta sukses bagi siapapun yang ini memulai bisnis.

Dengan adanya penulisan rencana bisnis juga dapa membantu pengusaha untuk menganalisa kelemahan konsep, kesalahan persepsi pasar, dan juga hal-hal spesifik lainnya yang dapat menyebabkan tujuan bisnis tidak tercapai.



“Berdirinya sebuah negara harus memenuhi beberapa kriteria seperti wilayah / teritori, penduduk, pemerintah dan juga pengakuan dari negara lain” ujar Andi Wahyudi, Peneliti Ahli Muda pada Puslatbang KDOD dalam forum rutin Kelompok Budaya Kerja (KBK) pada hari ini, Jum’at (19/6) di Ruang Auditorium Puslatbang KDOD.

Tema KBK yang diangkat kali ini adalah “Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia”. Menurut Andi Wahyudi yang biasa disapa Yudi ini, untuk menjalankan sebuah Sistem Pemerintahan dibutuhkan bentuk pemerintahan yang berdasar pada pemegang kekuasaan, yaitu Single Ruler (Autocracy (one person has all the power) Monarchy & Dictatorship), People (Democracy (people hold the political power) Representative & Direct), Small Group (Oligarchy (small group has all the power) dan Religious Rule (Theocracy). Yudi juga mengatakan bahwa selain bentuk pemerintahan berdasarkan pemegang kekuasaan diperlukan juga bentuk negara yang berdasar pada pembagian kekuasaan (Pembagian bentuk-bentuk negara (atau sistem pemerintahan) berdasarkan distribusi kekuasaan (power distribution) pemerintahan antara pemerintah pusat dan pemerintah di bawahnya yaitu Unitary, Federal, dan Confederation.


Mata kuliah ini membahas tentang pengertian administrasi negara, pentingnya studi administrasi negara, hubungan administrasi negara dengan ilmu lain, organisasi, administrasi dan manajemen, bidang studi administrasi negara, teori administrasi negara, birokrasi, kebijakan publik dan akuntabilitas administrasi serta sistem administrasi negara Indonesia. Mata kuliah ini memberikan pengetahuan mendasar tentang studi administrasi negara.

Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Seorang warga negara berhak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya.

Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggriscitizenship). Di dalam pengertian ini, warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya.

Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan (bahasa Inggrisnationality). Yang membedakan adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh, secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik). Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara.


  1. Memupuk sikap dan prilaku sesuai dengan nilai-nilai kejuangan serta patriotisme yang cinta tanah air, rela berkorban bagi bangsa dan Negara 
  2. Memahami keragaman dasar tentang kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara 
  3. Mengkaji, menganalisa dan mengimplementasikan pemikiran yang berdasarkan nilai-nilai Paqncasila. 
  4. Menumbuhkan dan melestarikan kepribadian luhur bangsa Indonesia. 
  5. Berfikir kritis, bersikap rasional, etis, estetis, dinamis,berwawasan kebangsaan, bersikap demokratis yang berkeadaban